10 Kebiasaan yang Harus Dihindari Jika Ingin Cepat Hamil



10 Kebiasaan yang Harus Dihindari Jika Ingin Cepat Hamil

BUNDA.co – Seringkali diet efektif untuk meningkatkan kesuburan. Namun di samping diet, meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk juga dapat mempermudah seseorang mendapatkan kehamilan. Sebagamana dilansir situs Huffington Post, berikut ini 10 kebiasaan yang harus dihindari jika ingin cepat hamil.

10 Kebiasaan Yang Harus Dihindari Jika Ingin Cepat Hamil

1.              Stress. Tak dapat dipungkiri jika setelah menikah akan banyak pertanyaan “Sudah hamil apa belum?” Satu dua kali tidak masalah. Tapi jika ada beberapa orang yang melontarkan pertanyaan senada, bisa jadi sangat mengganggu. Jika Anda merasa stress dengan kondisi itu, cobalah untuk menenangkan diri.
                      Lakukan hal-hal menyenangkan dan menenangkan agar tidak stress. Stress dapat                     m engacaukan siklus menstruasi sehingga menurunkan kesuburan.
2.                  Acuh Terhadap Index Masa Tubuh (IMT). Index Masa Tubuh (IMT) dihitung berdasarkan tinggi dan berat seseorang. Digunakan untuk mengetahui jika ada kelebihan berat badan, obesitas, atau berat badan normal.
                   Berat badan yang berlebih dapat mempengaruhi sistem hormonal. Perubahan sistem            hormonal dapat mempengaruhi pembentukan sel telur pada wanita dan sperma pada            pria. Hal ini dapat menyebabkan sulitnya pasangan mendapatkan kehamilan.
                        Kabar baiknya, penurunan berat badan 5% saja dapat berpengaruh bagus untuk      kesuburan. Namun jangan terlalu kurus karena tubuh terlalu kurus dapat menyebabkan             menstruasi tidak teratur. Penting untuk mengetahui berat tubuh ideal untuk   mendapatkan kondisi kesuburan yang maksimal.


3.                  Makanan Tidak Sehat. Anda suka makan atau ngemil? Jika sedang dalam program kehamilan, cobalah untuk menghindari junk food, permen, dan lemak jenuh. Perbanyaklah makan buah-buahan, sayuran, protein rendah lemak, dan kurangi karbohirat. Ini bukan berarti Anda tak bisa makan makanan favorit, Anda hanya perlu membuat batasan.
4.                  Malas Pergi Ke Dokter. Jika usia Anda di bawah 35 dan sudah mencoba selama hampir satu tahun, atau usia sudah lebih dari 35 dan sudah mencoba selama 6 bulan tapi belum berhasil, saatnya pergi ke dokter. Dokter akan memberi saran yang sekiranya membantu meningkatkan peluang hamil.
5.                  Merokok. Semua orang tahu bahwa merokok buruk bagi kesehatan dan sudah ada banyak bukti ilmiah akan hal tersebut. Sebuah penelitian yang dilakukan organisasi kesehatan di British Inggris menunjukkan bahwa kesuburan perokok lebih rendah 10-40 persen daripada mereka yang tidak.


                        Asosiasi kesehatan reproduksi di Amerika juga mengungkapkan bahwa 13 persen ketidaksuburan disebabkan oleh konsumsi tembakau. Merokok 5 batang perhari       dikatakan menurunkan tingkat kesuburan pada pria maupun wanita.
                        Di samping itu, merokok maupun menghisap ganja juga dapat menyebabkan           keguguran, ehamilan ektopik, komplikasi kehamilan, hingga kematian bayi saat lahir.       Dampak yang ditimbulkan ini berlaku pada perokok pria maupun wanita.
6.                  Terlalu Banyak Kopi. Meski dua cangkir kopi sehari terbukti aman dikonsumsi saat hamil, minum dalam proporsi lebih juga bisa menyebabkan sulitnya mendapatkan kehamilan. Jika ingin cepat hamil, cobalah minum kopi tanpa kafein atau yang berkadar kafein rendah. Ingat juga bahwa dalam teh maupun coklat sudah terkandung kafein.
7.                   Menggunakan Pelumas Berbahan Dasar Air. Jika Anda sedang berusaha mendapatkan kehamilan tapi masih menggunakan pelumas berbahan dasar air, tak mengherankan jika pembuahan belum juga terjadi. Perlu diketahui bahwa 60-100 persen gerakan sperma terhambat oleh pelumas jenis ini. Saat sperma terhambat bergerak, maka mereka akan kesulitan mencapai sel telur dan pembuahan pun akhirnya tidak terjadi.
8.                  Waktu Istirahat Kurang. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa hormone Leptin (yang berperan penting pada kesuburan wanita), kadarnya berkurang saat tubuh wanita kurang tidur. Cobalah untuk istirahat selama 7 jam. Jika ingin segera positif hamil, Anda sendiri harus sadar bahwa tubuh perlu istirahat yang cukup.
9.                  Tidak Mencari Support. Sebuah studi menunjukkan bahwa wanita yang tidak juga hamil merasa cemas, tertekan, dan depresi. Jika Anda salah satu dari wanita yang cemas akan kesuburan, bicaralah dengan pasangan atau konsultasi ke dokter. Bisa juga dengan mencari komunitas yang mengalami masalah sama. Perlu diketahui bahwa 1 dari 6 pasangan mengalami kesulitan mendapatkan kehamilan. Itu artinya tidak mudah untuk menemukan komunitas tersebut.
10.              Hemat Sperma Agar Cepat Hamil? Oh No!. Saat dalam program mendapatkan kehamilan, Anda tak perlu “hemat” sperma dan mengurangi intensitas hubungan seks. Tetaplah jalani kehidupan seks yang menyenangkan setidaknya dua sampai empat kali seminggu atau kapanpun Anda dan pasangan menginginkannya.
            Seks yang menyenangkan dapat membuat pikiran lebih relaks dan tidur yang lebih             berkualitas sehingga berpengaruh bagus bagi kesehatan dan kesuburan.
10 kebiasaan yang harus dihindari jika ingin cepat hamil di atas selain dapat meningkatkan kesuburan, jika diterapkan juga baik bagi kesehatan.
Bagi Anda yang sudah mencoba dan belum juga dikaruniai kehamilan, ingatlah bahwa hamil dan memiliki anak itu yang menentukan adalah Tuhan. Jadi jangan menyalahkan pasangan maupun diri sendiri, terpenting adalah berusaha dan berdoa.

Komentar