Bahayanya Kurang Minum Air Putih



Bahayanya Kurang Minum Air Putih

Akibat kurang minum air putih bagi kesehatan sangat mematikan karena dapat berdampak kronis bagi pencernaan dan terutama ginjal. Untuk bertahan hidup, manusia tentu membutuhkan makanan dan minuman sebagai bahan bakar dalam menjalankan berbagai aktivitas. Namun apabila dibandingkan antara makan dan minum, minumlah yang memiliki resiko tinggi jika tidak dipenuhi aturan sehatnya.
Bahaya-bahaya dari kurang mengkonsumsi atau meminum air putih itu antara lain:
1. Kekurangan Garam dan Cairan Tubuh
Kurang mengkonsumsi air putih dapat menyebabkan tubuh kekurangan garam dan cairan. Jika hal ini terjadi, maka tubuh tidak bisa berfungsi dengan baik sehingga menyebabkan munculnya gejala-gejala mulai dari yang ringan hingga berbahaya.
2. Terserang Dehidrasi
 Apabila seseorang tidak mengkonsumsi air utamanya air putih selama latihan, bekerja berat, ataupun hal lainnya, maka tubuh bisa mengalami dehidrasi yakni kondisi dimana cairan dalam tubuh tidak tercukupi. Bagi orang tua, penurunan rasa haus akan rentan terjadi selama proses penuaan sehingga para orang tua biasanya akan mengalami masalah yang berhubungan dengan dehidrasi. Adapun gejala dehidrasi diantaranya adalah hilangnya nafsu makan, kulit mengalami kekeringan, sakit kepala hingga merasa lemas dan cemas.
3. Menyebabkan Beberapa Gejala Hingga Kematian
Dehidrasi yang disebabkan oleh kekurangan cairan akibat kurang minum air putih, dapat menyebabkan beberapa gejala seperti  :
  • Haus,
  • Mulut dan tenggorokan kering,
  • Sakit kepala,
  • Pusing,
  • Kelaparan,
  • Mengantuk,
  • Detak jantung yang tidak beraturan,
  • Warna urine yang gelap,
  • Panas,
  • hingga gejala berat seperti halusinasi hingga kematian.
3. Kurang Minum Mengganggu Fungsi Otak
Kekurangan cairan yang menyebabkan dehidrasi, bisa membuat seseorang mengalami gangguan fungsi otak seperti kehilangan konsentrasi hingga gampang lupa. Hal ini terjadi karena kurangnya asupan oksigen yang mengalir ke otak. Akibatnya, sel-sel otak menjadi tidak berkembang bahkan tidak aktif hingga menciut dan akhirnya seseorang menjadi lemot, tidak konsentrasi dan gampang lupa.
4. Mengakibatkan Rusaknya Lapisan Perut
Masalah pencernaan seperti mulas dan sembelit merupakan masalah yang biasa terjadi pada setiap orang. Agar dapat mengurangi masalah pencernaan tersebut, maka air putihlah yang merupakan salah satu solusi untuk mengatasinya karena mampu mencukupi asupan air dalam saluran pencernaan. Dan dengan asupan air yang cukup ini, lapisan dinding perut dapat mempertahankan ketebalannya utuk mencegah masalah perut ditambah dengan kandungan bikarbonat yang mampu melindunginya dari asam lambung. Bisa dibayangkan jika ketebalan lapisannya berkurang karena kurang minum air, maka lapisan ini bisa mengakibatkan kerusakan hingga parah.
5. Terkena Radang Sendi
Pada umumnya, air pada tulang rawan persendian memiliki kadar kurang lebih 80%. Asupan air yang cukup, mampu membuat permukaan tulang rawan tetap halus dan membuat pergerakan tubuh menjadi lebih mudah karena tetap terlumasi hingga dapat mengurangi nyeri karena arthritis. Jadi ketika seseorang kurang minum air putih, maka pelumasan sendi bisa berkurang hingga terjadi gesekan yang besar. Akibatnya, fungsi dari sendi ini akan menurun dengan cepat dan menimbulkan arthritis atau radang sendi.
6. Terserang Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi dapat menyerang seseorang jika asupan airnya kurang. Hal ini terjadi karena kurangnya air bisa menyebabkan beberapa pembuluh kapiler tertutup. Sehingga, jantung yang terus berusaha keras untuk memompa darah, pada akhirnya hanya membuat pergerakan darah menjadi terbatas. Selain itu, jika pembatasan aliran darah terjadi pada ginjal karena kekurangan air, maka hal ini dapat membuat tekanan darah menjadi lebih tinggi karena reaksi yang diberikan terhadap pembuluh darah dan arteri.
7. Memburuknya Kondisi Kulit
Kondisi kulit bisa menjadi lebih buruk jika kadar air kurang hingga menyebabkan dehidrasi. Hal ini terjadi karena resistensi dan fungsi enzim tidak mampu bekerja dengan baik sehingga menyebabkan kulit menjadi kering dan kasar akibat struktur lapisan kulit luarnya memburuk.
8. Mengalami Masalah Pada Ginjal
Sesungguhnya bukan hanya karena alasan haus yang menjadikan seseorang akhirnya meminum air putih. Banyak alasan penting lainnya yang membuat seseorang harus meminum air putih walaupun dalam keadan tidak haus. Dan hal tersebut memang sangat diharuskan agar tidak mengalami masalah pada ginjal. Sebab, ginjal merupakan organ penting dalam tubuh yang memiliki fungsi untuk menyaring racun dalam darah dari hasil metabolisme sehingga darah akan menjadi bersih dan bisa didistribusikan ke seluruh tubuh.
Oleh karena itu, tubuh jangan sampai kekurangan cairan sebab jika hal itu terjadi, maka ginjal akan bekerja lebih keras dan akhirnya sisa kotoran akan menumpuk di ginjal karena tidak bisa dikeluarkan oleh sistem kemih dengan baik. Walaupun sebenarnya tidak merasa haus, namun ketika urin yang dikeluarkan memiliki warna yang keruh, maka air putih harus segera diminum. Sebab, urin yang keruh merupakan salah satu ciri bahwa tubuh sangat membutuhkan air sesegera mungkin.
 9. Terkena Infeksi Kandung Kemih
Kurang minum air putih dapat membuat seseorang terkena infeksi kandung kemih. Gejala-gejalanya bisa berupa meningkatnya suhu badan, tidak dapat menahan buang air kecil, nyeri saat buang air kecil dan nyeri tekan pada tulang kemaluan. Terkadang jika parah, seseorang bisa mengaluarkan darah saat buang air kecil. Dengan meminum air putih, maka bakteri akan mudah keluar dari saluran kemih dan resiko infeksi kandung kemihpun dapat berkurang.
10. Penambahan Berat Badan
Kurang meminum air putih dapat menambah berat badan apalagi jika disertai dengan memakan makanan dalam takaran yang banyak. Oleh karena itu meminum air putih sangat diharuskan agar kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, sehingga metabolisme tubuh dapat bekerja dengan baik dan berat badan bisa mengalami penurunan.

Komentar